Iklan

KKB Semakin Brutal, Kembali Serang Pos Militer, 15 Tentara Gugur

Admin
Jumat, 07 Mei 2021, Mei 07, 2021 WIB Last Updated 2021-05-09T15:51:19Z


Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nigeria semakin brutal.

Kelompok yang diduga berafiliasi dengan Al-Qaeda dan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) itu kembali menyerang pos militer dan membantai 15 tentara.

Empat tentara dilaporkan mengalami luka serius terkena peluru yang dimuntahkan oleh senjata KKB yang menyerang pos militer di wilayah Tillaberi Utara, barat daya Nigeria, yang berbatasan dengan Mali dan Burkina Faso pada Selasa (4/5/2021).

Serangan brutal dan mematikan tersebut terjadi dua hari setelah sebelumnya KKB juga membantai 16 tentara di dekat wilayah Tahoua, di negara yang berada di wilayah barat Benua Afrika itu.

Menteri Pertahanan Nigero Karidio Mahamadou mengatakan, ke-15 tentara yang gugur kali itu adalah bagian dari pasukan kontraterorisme khusus yang disebut Tim Operasi Almahaou.

Mereka diserang pada Selasa petang oleh gerombolan bersenjata berat yang mengendarai sepeda motor.

“Beberapa penyerang juga tewas dalam pertempuran. Sedangkan yang lainnya mundur ke utara dan dalam pengejaran,” kata Mahamadou dalam pernyataan yang dikutip Reuters, Kamis (6/5/2021) pagi WIB.

Diketahui, daerah Tillaberi kini dibanjiri oleh kelompok ekstremis yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda dan ISIS.

Mereka telah membantai ratusan tentara dan warga sipil sejak 2018 seiring dengan upaya mereka memperluas jangkauan di luar basis gerakan mereka di Mali.

Pekan lalu, KKB menyerang dan menyergap patroli tentara di wilayah Tahoua, barat daya Nigeria.

Akibat serangan itu, 16 tentara tewas dan enam lainnya terluka terkena tembakan.

Reuters melansir, serangan terhadap patroli militer itu terjadi pada Sabtu (1/5/2021) sore.

Lokasi kejadian serangan kali ini berdekatan dengan lokasi serangan brutal oleh kelompok bersenjata pada 21 Maret lalu yang menewaskan 137 warga sipil.

Saat ini, sebagian besar wilayah Mali, Nigeria, dan Burkina Faso sudah berada di bawah kendali KKB tersebut.

Tak hanya membantai tentara dan warga sipil, KKB juga merusak fasilitas yang terdapat di Nigeria. Pada 24 Maret, mereka membakar sekolah di Desa Zibane, wilayah Tillaberi.

Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+