Tak Hanya Tembak Mati Guru Asal Toraja, KKB Bakar 3 Sekolah dan Rumah Guru

Iklan

Tak Hanya Tembak Mati Guru Asal Toraja, KKB Bakar 3 Sekolah dan Rumah Guru

Admin
Kamis, 08 April 2021, April 08, 2021 WIB Last Updated 2021-04-09T12:47:05Z
KELOMPOK kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan membakar sekolah di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (8/4/2021) sore.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy mengatakan, sekolah yang dibakar terdiri dari SD Jambul, SMP N 1 dan SMA 1 Beoga.

Tak hanya itu, rumah guru juga ikut dibakar.

NONTON VIDEONYA DI SINI
          
                                👇

“Kejadian sekira jam 18.15 WIT,” kata Iqbal, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Kamis malam.


Aksi ini dilakukan KKB dari kelompok Nau Waker Ca setelah diburu pasukan gabungan TNI-Polri dalam Operasi Nemangkawi di Intan Jaya.

“TNI-Polri akan terus bergerak segera mungkin untuk mengejar KKB. Di mana TNI-Polri telah berhasil kuasai wilayah Waker di Intan Jaya kemarin,” ujar Iqbal.

Menurut dia, diduga kuat saat ini Nau Waker dan kelompoknya sedang menuju Ilaga, Ibu Kota Kabupaten Puncak.

Nau Waker sendiri merupakan bawahan dari pimpinan KKB Guspi Waker.

Kelompok Nau Waker diduga lari ke daerah Beoga karena posisinya terdesak oleh aparat TNI-Polri.

Selain melakukan pembakaran tiga sekolah, kelompok Nau Waker juga melakukan pemerasan terhadap warga Beoga.

Nau Waker telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika karena sederet kasus kejahatan yang telah dilakukannya.

“Pada 2018, Guspi Waker memberi perintah kepada Nau Waker untuk melakukan penembakan di Mile 69 PT Freeport Indonesia di Tembagapura, dengan kerugian barang 1 buah kendaraan WLP. Polri telah melakukan uji laboratorium balistik terhadap senjata jenis steyer yang di gunakan oleh Nau Waker,” pungkas Iqbal.

Di hari yang sama, pada pukul 09.30 WIT, Oktovianus Rayo (43), seorang guru SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, tewas ditembak KKB.

Saat itu, korban tengah menjaga kios miliknya. Namun, tiba-tiba datang anggota KKB dengan membawa senjata laras pendek dan langsung menembak korban.

Korban ditembak dua kali yang mengenai rusuk kanan dan tembus sehingga korban meninggal dunia.

Melihat kejadian tersebut, kepala sekolah dan guru lainnya serta tetangga korban yang berada di TKP merasa ketakutan sehingga melarikan diri.

Saat ini, kepala sekolah berinisial PM (50) dan tetangga korban seorang perempuan berinisial G (16) sudah ditemukan masyarakat dalam keadaan aman.
Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+